NEWS

Kapten Manchester United, Harry Maguire dinyatakan bersalah dalam kasus perkelahian di Yunani dan divonis 21 bulan dan 10 hari penjara. Harry Maguire bersama dua rekannya ditangkap di Mykonos, Yunani, pada kamis (20/8/2020) malam waktu setempat. Ketiganya ditangkap setelah terlibat pertengkaran dengan sesama turis di luar bar Fabrica di Mykonos.

Harry Maguire dan dua rekannya juga diduga memukuli polisi setempat yang datang melerai. Pada persidangan yang digelar pada Selasa (25/8/2020) waktu setempat, Harry Maguire pun dinyatakan bersalah. Harry Maguire dinyatakan bersalah dengan tuduhan melakukan tindak kekerasan, menolak penangkapan, dan upaya penyuapan berulang kali.

Karena hal tersebut Maguire divonis 21 bulan penjara akan tetepi dirinya tidak akan ditahan karena penahanan Harry Maguire ditangguhkan sebab ini merupakan bentuk kejahatan pertama dan merupakan tindak pidana ringan. Harry Maguire dan tim kuasanya juga telah mengajukan banding.

"Setelah sidang hari Selasa, saya sudah menginstruksikan kepada tim kuasa hukum saya untuk segera mengajukan banding, Saya tetap percaya diri bahwa kami tidak bersalah dalam masalah ini. Saya, keluarga, dan teman-teman saya adalah korban." ungkap Harry Maguire yang dikutip dari Sky Sports.

Pengacara yang membantu para korban mengatakan korban masih menunggu itikad baik Harry Maguire untuk meminta maaf. "Ketika Anda seorang atlet dan menjadi panutan, itu berarti harus menerima apa yang telah Anda lakukan dan meminta maaf, Sampai hari ini, kami belum mendapatkan itu. Mereka mengatakan semuanya adalah kesalahan polisi." Jelas sang pencara.

Akibat permasalah ini Harry Maguire dicoret dari skuad Timnas Inggris oleh sang pelatih Gareth Southgate. Timnas Inggris akan melawan Islandia pada 5 September 4 hari berselang, tim yang dilatih Gareth Southgate tersebut akan menghadapi Denmark.